Selasa, 06 Januari 2015

Jangan Abaikan Gejala Ringan Mimisan

Mimisan atau dalam bahasa kedokteran: epistaksis adalah satu gejala atau keadaan perdarahan dari hidung yang keluar malalui lubang hidung. Semua perdarah hidung disebabkan lepasnya lapisan mukosa hidung yang mengandung banyak pembuluh darah kecil. Lepasnya mukosa akan disertai luka pada pembuluh darah yang mengakibatkan pendarahan.


Perdarahan yang kelur secara tiba-tiba umumnya tidak berbahaya. Perdarahan ini terjadi karena adanya pengerasan dibagian dalam ujung hidung, terutama diudara dingin dan kering. Biasanya sering dialami oleh pendaki gunung, bahkan saat kita bersin dapat menyebabkan pecah dan sobeknya selaput pada hidung.

Penyebab mimisan disebabkan oleh dua penyebab secara umum yaitu penyebab lokal seperti  trauma, sering karena kecelakaan lalulintas, olah raga, seperti karena pukulan pada hidung,mengorek hidung yang terlalu keras sehingga luka pada lapisan hidung, adanya tumor di hidung, ada sesuatu yang masuk ke hidung biasanya pada anak-anak, dan infeksi atau peradangan hidung dan sinus (rinitis dan sinusitis).

Penyebab kedua mimisan adalah sistemik. Penyebab sistemik artinya penyakit yang tidak hanya terbatas pada hidung, penyakit sistemik seperti hipertensi, penyakit demam berdarah, demam kuning, cikunguya, kelainan darah seperti hemofilia, autoimun dan leukemia.

Lalu kapan kita harus waspada pada mimisan?
Jika mimisan tersebut sering terjadi berulang-ulang. Seperti pada penderita darah tinggi. Jika mimisan itu terjadi sering berulang maka kita harus waspada adanya penyakit-penyakit sirkulasi, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah. Karena mimisan ini disebabkan oleh penyebab yang kedua adalah penyebab sistemik. Maka segeralah periksasakan diri anda ke dokter terdekat agar diketaui apakah ada penyebab ringan atau penyebab serius.

Patah Tulang Hidung menyebabkan Mimisan

Penyebab lokal pada mimisan juga akan berbahaya seperti terjadi kecelakaan pada wajah sehingga menyebabkan patah tulang hidung dan wajah, karena memerlukan pertolongan dokter ahli untuk menghentikan perdarahnnya dan mengembalikan tulang-tulang yang patah pada kondisi dan fisiologi semula.

Penanganan pertama pada mimisan 
(pencet hidung, tampon dan kompres air dingin)


Pada perdarah hidung ringan, bisa dilakukan pertolongan pertama dengan memencet hidung bagian depan selama tiga menit. Selama pemencetan sebaiknya bernapas melalui mulut. Perdarahan ringan biasanya akan berhenti dengan cara ini. Cara lainnya adalah dengan menggunakan Tampon dan mengopresnya dengan air dingin.


Jika perdarahan berulang lakukan hal yang sama, jika tidak berhenti sebaiknya kunjungi dokter untuk pemeriksaan dan penanganan yang tepat. seperti pemasangan tampon khusus oleh dokter, mengobati penyakit yang menyebabkan mimisan dan lain sebagainya.

penangan oleh dokter dengan pemasangan Tampon Khusus


     


Demikian paparan saya mengenai mimisan (epistaksis), semoga pembaca bisa mengenali tanda waspada jika terjadi mimisan. Terima kasih dan mohon maaf jika ada penulisan yang kurang berkenan dan kurang tepat. Semoga bermanfaat.

dr. N. Silvia Carolina

Sabtu, 03 Januari 2015

Jangan Abaikan Gejala Ringan BATUK



Batuk merupakan suatu gejala dari kondisi tubuh yang mengalami penyakit ringan sampai berat. Semua orang pasti pernah mengalami gejala batuk. Kebanyakan batuk berkaitan dengan penyakit ringan saja seperti flu, radang tenggorokan, alergi dan sebagainya. Perlu diketahui tentang batuk, batuk dibagi menjadi dua jenis yaitu batuk produktif dan batuk non produktif. Apa sih bedanya dari kedua jenis batuk tersebut. Mari kita lihat dari pengertian dari jenis batuk masing-masing.

Batuk non produktif adalah batuk yang disebabkan rasa gatal yang dipicu oleh udara dingin, panas dalam, debu dan serbuk dalam udara. Tidak ada lendir yang dihasilkan pada jenis batuk ini.

Batuk Produktif adalah batuk yang menghasilkan lendir yang disebabkan oleh adanya proses inflamasi atau radang oleh infeksi bakteri.

Setelah tahu apa perbedaan dari kedua jenis batuk ini, kita harus tahu kapan kita harus waspada. Kita harus waspada pada keadaan seperti batuk tersebut lama (berkepanjangan) melewati waktu 2 minggu, disertai dengan berat badan yang turun terus menurus, ketika nafas terasa semakin berat dan pendek, lelah berkepanjangan, dan ketika ada bercak-bercak darah dari batuk.


Gejala yang perlu diwaspadai pada Tuberculosis 

Gejala serius yang terlihat pada penumonia / infeksi paru



Lakukan pemeriksaan fisik oleh dokter

Pemeriksaan Rontgen Paru

Pemeriksaan Labolatorium darah dan dahak

Tidak peduli itu jenis batuk produktif atau nonproduktif, segeralah pergi kedokter untuk dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh jika kita mengalami hal-hal yang harus diwaspadai diatas, karena bisa saja sesuatu yang lebih serius sedang kita alami. Apalagi pada kondisi perokok aktif, yang bekerja diarea penuh debu, atau hidup di wilayah polusi tinggi. Ada kemungkinan bisa terinfeksi Tuberculosis paru-paru (TB paru), bronkhitis akut dan kronis, bahkan bisa saja sesuatu yang bersifat kanker. Jika kita mengalami gejala yang harus diwaspadai diatas, tak ada cara lain kita harus melakukan serangkaian tes seperti foto rontgen, pemeriksaan darah dan lain sebagainya untuk memastikan masalah yang sesungguhnya.


Ada jenis penyakit yang sering kami sebut PPOK (penyakit paru Obstruksi kronis), yaitu penyakit yang menyebabkan penurunan fungsi paru-paru tanpa bisa dihentikan lagi. Biasanya dokter hanya akan memberikan terapi untuk memperlambat proses kerusakan dari PPOK tersebut.


PPOK biasanya terjadi pada perokok berat dalam jangka waktu yang lama

Bagi para pembaca yang mengalami atau mengetahui orang terdekat mengalami gejala yang perlu diwaspadai diatas segeralah periksakan diri ke dokter terdekat. Akhir kata saya ucapkan terima kasih, mohon maaf apabila ada salah kata dalam penulisan dan kata-kata yang tidak berkenan. Semoga sehat selalu.

Dr. Neng Silvia Carolina


Jumat, 02 Januari 2015

Semerbak Bau Tubuh

Bau badan...

Disebut juga dengan bromhidrosis ketika seseorang memasuki usia pubertas dikarenakan pada usia ini hormon androgen mulai teraktivasi, sehingga pada masa kanak-kanan tidak mungkin bau ini muncul karena homon androgen ini belum aktif. Bagian tubuh yang sering menghasilkan bau adalah ketiak. Disebabkan ketiak merukan tempat keringat banyak diproduksi sedangkan keringat sebagai media tumbuhnya bakteri yang akan menimbulkan bau pada daerah tersebut.

Cara menghindari dari bau badan ini coba lakukan:
Rajin mandi, bersihkan ketiak hingga bersih dengan sabun dan bilas hingga bersih.


Kurangi makanan makanan tertentu, makanan yang berbau tajam akan mempengaruhi bau badan seperti bawang merah dan bawang putih.

Cukur bulu ketiak, karena banyak bulu pada ketiaak menjadi sarang bakteri yang menyenangkan sehingga bakteri dapat berkembang biak. Bulu ketiak juga akan memperlambat penguapan di area kulit tersebut.

Gunakan antiperspiran, saat ketiak sudah bersih gunakan atau aplikasikan antiperspiran sebelum tidur. Cara ini akan memberikan kesempatan produk ini bekerja kala kita tidur. Tapi kebanyak orang memakai ini saat pagi setelah mandi bukan, itu cara yang tidak efektif karena saat aktivitas akan mengeluarkan banyak keringat dan dapat menghapus antiperspiran yang kita pakai pada waktu pagi hari.

Campuran Hidrogen Peroxide dengan air, caranya ambil satu sendok teh peroxide kedalam satu cup air, celupkan kain pada campuran tadi, lalu seka ketiak. Ini cara ampuh untuk membunuh bakteri yang bersemayam di ketiak.



Selain lima hal tersebut yang telah saya sebutkan, ada beberapa bahan alami yang dapat mengatasi bau badan seperti:

Cuka
Cuka dapat mengurangi kelembapan kulit. Sehinhgga menghasilkan daerah kulit yang minim bakteri. Cuka ini bisa diamplikasikan pada kulit ketiak tapi harus diingat tidak untuk penderita kulit sensitif karen kandungan cuka ini bersifat iritatif. Untuk memastikan sensitif atau tidak coba aplikasikan sedikit pada kulit dibalakang telinga, jika timbul iritasi, timbul gatal atau pana, jangan gunakan cuka untuk daerah ketiak.

Minyak daun teh
Sama halnya dengan cuka, minyak-minyak dari bahan herbal cerderung bersifat iritatif, panas dan gatal. Jika kulit anda sensitif jangan gunakan minyak ini untuk aplikasi pada daerah ketiak. Minyak ini memiliki banyak keunggulan karena baunya yang harum dan ketiak bebas dari bau.

(Bukan Iklan)


Lemon atau jeruk nipis
Buah citrus ini dapat mengubah ph pada kulit ketiak, sehingga makin asam sehingga bakteri sulit berkembang pada area yang diaplikasikan citrus ini. Tapi perlu diingat juga karena jenis citrus ini juga bisa menimbulkan iritasi pada kulit.




Semoga ulasan yang saya tulis disini menjadi bermanfaat bagi kita semua. Selamat sehat dan cantik. 

dr. N. Silvia Carolina

Sabtu, 20 Desember 2014

Semerbak Bau Kaki

Pernah mendapati tubuh menghasilkan bau yang tak sedap? Bau kaki, bau badan, bau mulut bahkan sampai bau rambut. Mungkin tidak semua bisa jadi salah satu yang menimpa teman sekalian.
Masalah ini akan mengikis rasa percaya diri pada seseorang. Tapi yang lebih parahnya ketika seseorang tidak menyadari bahwa salah satu anggota tubuhnya menghasilkan bau. Diambil dari beberapa sumber, berikut adalah langkah menghentikan bau pada anggota tubuh.



Kali ini saya akan membahas tentang bau kaki. Indonesia adalah negara yang beriklim tropis, sudah sewajarnya tubuh kita akan berkeringat. Perlu digaris bawahi bahwa penyebab kaki bau adalah keringat, keringat pada tubuh atau kaki akan menarik bakteri untuk tinggal pada daerah basah tersebut. Ketika bakteri dan basah bertemu akan menyebabkan bau tidak sedap. Sekitar 10-15 persen penduduk dunia mengalami masalah bau tajam pada kaki mereka, setelah diteliti ternyata pada kaki mereka terdapat banyak keluar keringat sehingga menjadi tempat untuk bakteri Kyetococcus sedentarius. Bakteri ini memproduksi bau karena ada senyawa volatine sulfure.

Nah, bagaimana jika kaki kita terlanjur mengeluarkan bau yang tidak sedap, yang pertama adalah pastikan kaki tetap kering, lalu berikan pula perawatan pada kaki dan sepatu untuk mengurangi baunya, caranya:

  1. Setiap hari selama seminggu rendam kaki kita dengan air hangat yang diberi larutan garam, selama 20 menit. Garam akan menarik kelembapan pada kulit yang mampu mengurangi jumlah bakteri yang berada disana.
  2. Rendam kaki dengan air cuka, cuka memiliki efek pengeringan pada kulit kaki, caranya rendam kaki selama 30 menit setiap hari selama seminggu.
  3. Rendam kaki dengan teh, teh berfungsi sebagai antibiotik alami yang dapat membunuh bakteri pada kaki. Caranya masukan dua kantong teh hitam pada satu liter air, masak hingga mendidih, tunggu hingga hangat lalu rendam kaki selama 30 menit setiap hari selama seminggu.



Selain melakukan perawatan pada kaki ada baiknya kita juga memperhatikan kebersihan pada area sepatu.
  1. Pilih bahan kaus kaki dengan material katun yang memungkinkan kaki bernapas. Kaus kaki dengan material seperti nilon akan menyebabkan kaki terus lembab sehingga tidak heran akan berbau tidak sedap.
  2. Semprot bagian dalam sepatu dengan produk spray khusus untuk kaki
  3. Taburkan bedak bayi pada telapak kaki
  4. Bergantilah dengan sepatu yang berbeda untuk memberikan kesempatan pada sepatu bernapas. Sering-seringlah jemur dibawah matahari untuk membunuh bakteri di dalam sepatu.

Jika cara yang telah saya sebutkan tidak berhasil, sebaiknya kunjungi dokter kulit.



by: dr. N. Silvia Carolina

Sabtu, 13 Desember 2014

Roko Elektrik, Bahaya dengan Rasa Aman


Setelah sekian lama saya istirahat dari masa pasca melahirkan akhirnya tergelitik hati saya untuk menuliskan tentang bahaya dibalik rokok elektrik, yang belakangan ini sedang menjadi trend maupun solusi dari kecanduan rokok.



Pada awalnya rokok elektrik ini dicipkan atau dirancang oleh ahli farmasi thiongkok untuk membantu pecandu rokok yang ingin berheti merokok. Diharapkan, perokok yang menggunakan rokok elektrik ini akan keluar dari kebiasaannya secara pelan-pelan. Rokok elektrik ini dirancang untuk tetap memberikan sensasi merokok pada penggunanya, dikarenakan adanya asap yang keluar yang berkesan adanya proses pembakaran seperti pada rokok umumnya. Peranti ini dikenal juga dengan sebutan vaping yang popular sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2005.

Dalam perkembangannya, muncul berbagai kasus bahaya kesehatan serta insiden dari rorkok elektrik ini. Mulai dari pneumonia, gagal jantung, kejang dan luka bakar akibat ledakan dari rokok elektrik tersebut. Menurut Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama (kepala badan penelitian pengembangan kesehatan, kementrian kesehatan), bahwa rokok elektrik tentu memiliki bahaya bagi kesehatan. Beliau memaparkan bebrapa bahaya yang akan ditimbulkan pada kesehatan seperti adiksi, keracunan dan persepsi aman.
Mari kita bahas satu persatu bahaya yang dikemukanan oleh Prof. Yoga:

Yang pertama adala Adiksi, Adiksi atau ketagihan yang terjadi karena efek dari nikotin cair yang terdapat dalam rokok eletrik. Selain itu nikotin juga meningkatkan adrenalin dan tekanan darah. Selanjutnya adalah efek keracunan, bagi penderita asma, PPOK, bronkhitis, pneumonia, rokok elektrik ini dapat menimbulkan serangan asma, sesak napas dan batuk dari asap yang dikeluarkannya. Yang lebih menghawatirkan adalah rokok elektrik dipersepsikan lebih aman karena menawarkan rasa aman palsu.



Anggapan rokok elektrik lebih aman dan sehat dianggap salah kaprah, karena uap yang dihasilkan akan berdampak buruk, jika pada rokok tembakau pembakaran menghasilkan asap, maka pada rokok eletrik pembakaran yang menggunakan listrik ini menghasilkan uap yang disebut Electronic Nicotine Delivery System (ENDS). Larutan nikotin pada cairan rokok elektrik memiliki komposisi berbeda-beda secara umum ada 4 jenis campuran. Namun semua jenis campuran mengandung nikotin dan Propilen glycol. Propilen glycol ini adalah zat yang dapat menyebabkan iritasi jika dihirup, dan biasanya zat ini digunakan untuk membuat shampoo, pengawet makanan dan pelarut obat-obatan.





Bagaimana dengan perokok pasif tentunya akan tetap merasakan bahayanya jika mengingat pengguna rokok elektrik ini menghasilkan emisi partikel halus nikotin dan zat-zat berbahaya lain ke udara. Rokok elektrik ini mendapat seruan dari WHO yang menyatakan bahwa rokok ini juga memiliki  ancaman serius untuk janin dan tubuh perokok itu sendiri, paparan uap eletrik juga berbahaya bagi anak-anak dan remaja. ”Potensi paparan nikotin pada janin dan remaja memberikan konsekuensi jangka panjang untuk perkembangan otak” tulis WHO.
Di Indonesia, Kepala Badan POM, menjelaskan bahwa kandungan Propilen Gylicol dan Glyserin sebagai pelarut nikotin ternyata dapat menimbulkan kanker. Dalam rokok elektrik terdapat nikotin cair dengan bahan pelarut propilen glycol, dieter glycol atau glyserin. Jika nikotin ini dipanaskan bersama pelarut maka akan menghasilkan nitrosamine, sebuah senyawa yang dapat menyebabkan kanker.

Demikian paparan mengenai bahaya dari rokok elektrik berbanding dengan berbagai iming-iming manfaat yang diberikan kepada konsumen. Semoga bermanfaat.

dr. N. Silvia Carolina

Rabu, 19 Maret 2014

Apakah Anda Depresi???!!



Beberapa hari terakhir ini saya melihat berita di media televisi banyak rumah sakit khusus yang menangani gangguan mental pada seseorang telah membuka atau menyediakan fasilitas seperti kamar dan perawatan bagi orang yang mengalami gangguan perasaan setelah masa pemilu caleg bulan april ini. Hati saya jadi terdorong untuk menulis tentang beberapa gangguan perasaan tersebut salah satunya yang paling sering didengar adalah Depresi. Apa sih itu depresi? Bagaimana cirri-ciri orang mengalami depresi?

Depresi tidak hanya dialami oleh orang yang gagal mencalonkan diri pada april nanti…. Tapi depresi juga banyak terjadi dikalangan masyarakat seperti pada ibu hamil, pada pekerja yang dipecat dari pekerjaannya, pada pekerja yang merasa jenuh dengan kehidupannya, pelajar, ibu rumah tangga dan lain sebagainya.



Depresi adalah perasaan atau mood negative yang berkepanjangan dalam berbagai bentuk, yang dapat mengganggu aktivitas hidup seseorang. Gejalanya sering timbul seperti perasaan tidak diri sendiri tidak berguna, perasaan bersalah yang berlebihan, merasa sendirian, kesedihan yang mendalam dan seolah tidak memiliki harapan. Terkadang jika gejala ini sudah berat aka nada keinginan untuk mengakhiri hidup (bunuh diri) atau lebih paranya lagi menccoba melakukan tindakan tersebut. Gejala diatas adalah gambaran luas tentang depresi, tapi gejala depresi dapat dibagi menjadi beberapa kelompok. Karena sering kali depresi ini tidak disadari oleh pendritanya, gejalanya perlu dikenali:

Gejala Emosional:
Dikuasi perasaan-perasaan seperti kesedihan, ketakutan, bersalah, marah , tidak punya harapan, tidak berdaya menghadapi masalah dan adanya perubahan mood seperti yang tadinya periang menjadi pendiam atau murung.


Gejala Fisik:
Gejala fisik ini mengganggu pada kulitas kehidupan karena pada depresi terdapat gangguan seperti tidur menjadi terlalu banyak atau tidak tidur sama sekali (terlalu sedikit tidur),  makan berlebihan atau malah kehilangan selera makan, merasa susah buang air besar, kehingan berat badan, siklus menstrusi yang terganggu dan penurunan dorongan seksual yang perlahan.


Gejala Perubahan Perilaku:
-          Menangis tanpa sebab yang jelas
-          Menarik diri dari orang lain (social) dan situasi yang baru
-          Cepat marah
-          Tidak memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu atau tidak ada tujuan
-          Tidak tertarik memperhatikan penampilan diri
-          Tidak tertarik lagi pada aktivitas sebelumnya seperti tidak tertarik melakukan hobbynya lagi
-          Muncul dorongan untuk menggunakan obat-obatan dan alkohol

Memiliki persepsi/ pemikiran yang merugikan diri sendiri:
-          Merasa gagal
-          Sering mengkritik diri sendiri secara berlebihan
-          Sering merasa kecewa
-          Merasa tidak berdaya/memliki harapan
-          Menyalahkan diri sendiri jika menghadapi kejadian yang kurang menguntungkan
-          Merasa pesimis pada masa depan



Gejala-gejala depresi sangat beraneka ragam, baik itu kadar ringan sampai berat. Jika kita merasa ada bagian dari gejala tersebut maka segeralah mencari informasi dokter terdekat yang dapat membantu memecahkan penyebabnya dan meringankan gejalanya agar tidak terlanjur masuk ke fase yang lebih berat. 

created by:
dr. N.Silvia Carolina

Faktor Luar penyebab Penuaan Kulit



Kulit merupakan organ tubuh paling luar dan membatasi bagian dalam tubuh dari lingkungan luar. Luas kulit pada orang dewasa sekitar 1.5 m2 dan beratnya sekitar 15% dari berat badan secara keseluruhan. Kulit manusia memiliki ketebalan sekitar 2 mm.


Kulit terdiri atas tiga bagian utama, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis. Epidermis terdiri dari stratum korneum yang kaya akan keratin, stratum lucidum, stratum granulosum yang kaya akan keratohialin, stratum spinosum dan stratum basal yang mitotik. Lapisan kulit luar (epidermis) merupakan lapisan keras yang mengandung melanin melindungi terhadap sinar matahari dan memberikan kulit warna, dan unsur-unsur sistem kekebalan tubuh. Ini berisi jaringan pembuluh darah, ujung saraf, kelenjar keringat, kelenjar sebasea, folikel rambut, dan otot rambut. Dalam kedua lapisan kulit terletak lapisan lemak dari jaringan subkutan. Diseluruh tubuh, kulit memiliki karakteristik bervariasi dalam ketebalan, warna, tekstur, folikel rambut. Kulit ras Asia dan Afrika kulit memiliki ketebalan kulit, kolagen, dan konten melanin yang lebih tinggi dibandingkan dengan kulit Kaukasia.



Sel tubuh manusia bersifat dinamis, memiliki usia tertentu yang dapat diganti lagi dengan yang baru, namun pada akhirnya akan mengalami kematian secara total. Pada proses penuaan yang terjadi di setiap organ tubuh, kulit akan memberikan tanda paling awal. Proses penuaan adalah proses yang alamiah, namun adakalanya oleh karena suatu sebab penuaan terjadi lebih cepat dari yang seharusnya.

Penuaan kulit adalah proses biologis yang kompleks yang dihasilkan dari kedua perubahan intrinsik, atau genetik, yang berkembang dengan waktu dan dampak ekstrinsik disebabkan oleh faktor lingkungan. Penuaan kulit intrinsik terutama ditentukan oleh faktor genetik dan status hormonal.



Sejumlah faktor ekstrinsik sering bertindak bersama-sama dengan proses penuaan fisiologis. Faktor ekstrinsik yang prematur usia kulit adalah ekspresi wajah berulang, gravitasi, posisi tidur yang buruk, merokok, dll. Tanda-tanda penuaan kulit yang eksternal berupa keriput halus, kulit tipis dan transparan, bintik-bintik pigmen, hilangnya lemak yang mendasari, kulit kendur, kulit kering dengan atau tanpa gatal, ketidakmampuan untuk berkeringat cukup, rambut beruban, rambut rontok, rambut yang tidak diinginkan, penipisan lempeng kuku, hilangnya setengah bulan kuku, pegunungan. Perubahan dan pengurangan pembuluh darah merupakan fitur penting dan permanen kulit orang tua. Hal ini tidak mungkin untuk menghentikan atau bahkan memperlambat proses penuaan intrinsik, namun semua orang mampu meredam tanda-tanda penuaan dini dengan melindungi kulit dari sinar matahari, berhenti merokok, menghilangkan latihan wajah berbahaya, menghapuskan penyakit yang mempengaruhi penuaan kulit, dan lain-lain.



Faktor Lingkungan yang mempercepat penuaan
a.      Sinar matahari
Sinar matahari merupakan faktor utama penyebab terjadinya proses menua kulit. Penuaan dini yang terjadi akibat paparan sinar matahari disebut dengan photoaging. Paparan sinar matahari kronik akan menghasilkan radikal bebas yang menyebabkan berbagai kerusakan struktur kulit serta menurunkan respon imun.
Radikal bebas ini akan menyebabkan berbagai kerusakan pada kulit yaitu: Kerusakan enzim-enzim yang bekerja mempertahankan fungsi sel sehingga terjadi kerusakan pada sel-sel. Kerusakan protein dan asam-asam amino yang merupakan struktur utama kolagen dan elastin sehingga serat-seratnya menjadi kaku, tidak lentur dan kehilangan elastisitasKerusakan pembuluh darah kulit sehingga menjadi lebar dan menipis. Terjadi gangguan distribusi pigmen melanin dan melanosit sehingga terjadi pigmentasi yang tidak merata.



b.      Kelembapan udara
Kelembapan udara yang rendah di daerah pgunungan/dataran tinggi, ruangan AC, paparan angin dan suhu dingin akan menyebabkan kulit menjadi kering sehingga mempercepat proses menua kulit. 


c.       Mecanical Aging yang disebabkan oleh gerakan-gerakan pada wajah yang sering, lama dan berulang-ulang seperti mengerutkan dahi, gerakan melipat-melipat bibir dan lain sebagainya. Gerakan-gerakan ini mudah sekali membentuk keriput wajah dan garis penuaan.


d.      Rokok
Merokok dapat meningkatkan penuaan karena dari berbagai macam mekanisme seperti pada saat merokok kita akan melipat bibir ketika memasukan batang rokok atau ketika saat menghisap rokok. Rokok juga menyebabkan kekurangan oksigen bagi lapisan kulit akibat pengaruh dari nikotin begitupun unsure carsinogen dalam tembakau yang mempengaruhi kulit kita.


e.     Posisi tidur yang salah, kulit akan melipat lebih dalam ke salah satu posisi tidur  maka akan terlihat sisi kiri berbeda dengan sisi kanan. Tidurlah dengan posisi menghadap atas dan hindari tidur pada salah satu sisi, jika tidak bisa dihindari gunakanlah bantal yang lembut.

Tips Memperlambat penuaan kulit
  1. Jagalah kelembaban kulit, bisa dengan menggunakan moisturizer yang sesuai dengan jenis kulit kita. 
  2. Jangan keluar rumah tanpa menggunakan tabir surya, oleskan tabir surya 15 menit sebelum keluar rumah, baik itu pada cuaca mendung atau hujan sekalipun. Menurut penelitian terakhir pada saat kita didalam rumahpun wajib menggunakan tabir surya karena sinar UV dari matahari akan menembus kaca jendela rumah kita yang bisa menembus masuk kelapisan kulit kita juga.
  3. Bersihkan kulit setiap minimal setiap pagi dan malam hari. Dengan kita membersihkan wajah maka kotoran dan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit akan terlepas.
  4. Lakukanlah perawatan seperti facial dan deef cleansing secara rutin. Atau lakukanlan sesekali micro peels atau microdemabration untuk meluruhkan sel-sel kulit mati yang ada dipermukaan lapisan epidermis kulit agar merangsang regenari sel kulit kita.
  5. Hindari merokok, baik itu merokok aktif maupun menjadi perokok pasif, zat yang terkandung dalam tembakau memperburuk sirkulasi darah kecil dalam kulit sehingga proses penuaan kulit akan lebih cepat. Jika bellum bisa menghentikan merokok ada baiknya setiap hari rutin mengkonsumsi vitamin C atau antioksidan lainnya baik itu secara diminum maupun dalam bentuk serum vitamin kulit.
  6. Makanlah makanan dengan diet yang seimbang dan perbanyak mengkonsumsi air putih untuk tetap menjaga kelembabapan sel-sel kulit kita akibat cuaca diluar yang bisa mengakibatkan sel kulit menjadi dehidrasi.
  7. Tidurlah cukup lebih dari 6 jam sehari tetapi tidak lebih dari 10 jam perhari.
  8. Jangan lupakan olah raga yang membantu memperlancar aliran darah tubuh sehingga nutrisi dalam tubuh akan tersebar merata melalui perdaran darah ke seluruh tubuh.
 Semoga tipsnya bermanfaaaaat...have a nice day....

Created by:
dr. N. Silvia Carolina